Indonesia Arabic English
  Tentang NU Perangkat Pengurus Kontak
  Warta
  Ubudiyyah
  Syariah
  Warta Daerah
  Analisa Berita
  Kolom
  Halaqoh
  Taushiyah
  Iptek
  Fragmen
  Agenda Kegiatan
  Humor
  Redaksi
  Buku Tamu
  Galeri
  Links
  Khotbah
  Kantor
 
 
 
 
Polling NU
 

Bagaimana pendapat anda tentang ulama tidak perlu mensholati koruptor sebagai hukuman moral, termasuk kepada keluarganya

Setuju
Tidak setuju
Tidak tahu

Arsip Polling

 

Warta

Gus Dur Deklarasikan Gatara Tegal
Senin, 9 Februari 2009 09:53

Tegal, NU Online
Mantan Presiden Republik Indonesia ke-4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) secara resmi mendeklarasikan Gerakan Kebangkitan Rakyat (Gatara) Kabupaten Tegal di Gedung Korpri Jalan Dr Soetomo Slawi, Minggu (8/2). Deklarasi tersebut dihadiri oleh ribuan pendukung, termasuk tokoh PKB Pro Gus Dur dari Kabupaten/Kota Tegal.

Menurut Gus Dur, Gatara ini dideklarasikan untuk mewujudkan misi yakni membangkitkan kembali kekuatan masyarakat peradaban yang menjunjung
tinggi hukum dan nilai-nilai keagamaan. Selain itu, organisasi masyarakat tersebut juga bertujuan untuk menciptakan masyarakat adil, makmur dan mandiri.

"Perlu wadah bagi masyarakat untuk menuju Indonesia yang lebih baik. Karena itu, Gatara dibentuk untuk menciptakan tatanan masyarakat yang sejahtera," katanya saat memberikan sambutan dalam deklarasi tersebut. 

Dalam kesempatan ini, Presidium Gatara, Zannubah Arifah Chafsoh mengatakan, Gerakan Kebangkitan Rakyat merupakan wadah untuk menampung massa Pro Gus Dur yang terdzalimi.

Menurut Yenny, pihaknya memberikan dua opsi bagi massa pro Gus Dur di daerah dalam menghadapi Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2009. Kedua opsi itu adalah bersikap golput ataupun menjalin koalisi lokal.

Koalisi tersebut, sambung Yenny, tentunya harus memiliki tujuan untuk mendukung Gus Dur menjadi pemimpin. Dalam hal ini, koalisi lokal diperbolehkan apabila calon partai yang dipilih benar-benar memperjuangkan kaum Nahdliyin.

Hadir dalam kesempatan tersebut tokoh Partai Amanat Nasional Teguh Juwarno. Acara itu sekaligus juga mengukuhkan pengurus presidium Gatara Kabupaten/ Kota Tegal. Terpilih sebagai Presidium Gatara Cabang Kabupaten Tegal, KH Hammam Miftah SAg MM, sedangkan Presidium Gatara Cabang Kota Tegal dijabat Ahmad Firdaus.

Sementara itu, Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kota Tegal Tri Wibowo kurang sepakat dengan pernyataan Yenny Wahid yang akan merebut kembali PKB dari orang-orang terdzalimi. Menurut Tri, Presidium Gatara itu tidak perlu mengutarakan hal tersebut. "Yenny Wahid centil dan kekanak-kanakan," sentil Tri. 

« Kembali ke arsip Warta | Print| Share


Komentar:


a.aan uly rosyadi menulis:
HIDUP GUSDUR!!!!!!!!!!!
KAPAN GATARA KOTA METRO LAMPUNG DIDIRIKAN?????????
Faiz Farihah menulis:
Gus Dur telah didzalimi oleh anaknya sendiri, Yenny, yg nyata-nyata telah mengkerdilkan posisi Gus Dur dan menjauhkannya dari politik nahdliyin yg telah beliau perjuangkan. Yenny, sadarlah Anda hanya akan mendzalimi abah Anda sendiri!
nahdliyin klaten menulis:
Hidup GusDur....Kulo nderek penjenengan...Kapan GATARA Klaten deklarasi.....
drs. bethoro guru menulis:
Pokoke opo jare Gusdur...titik.
Kulo tenggo tindak dateng Sidoarjo Gus...?
taufiq menulis:
Saya berharap gatara tetap menjadi LSM jangan dirubah menjadi partai Gus nanti akan dipenuhi oleh para oportunis, tetaplah menjadi gerakan yang bertujuan mewujudkan misi yakni membangkitkan kembali kekuatan masyarakat peradaban yang menjunjung tinggi hukum dan nilai-nilai keagamaan serta menciptakan masyarakat adil, makmur dan mandiri. MANTAP
rama menulis:
hanya Gus Dur,titik! kapan GATARA Malang dideklarasikan Gus????
YonkQ menulis:
Harusnya Mbak yeni jgn terlalu grasa grusu dulu... yo posisi "gusdurku" jangan dijual murah lah... Gusudur tokoh visioner,, politiknya pun bukan untuk mencapai maksud2 jangka pendek...

tapi Gus, sekali sekali yeni ditegur, biar g kebablasan...
Always Gusdur for presdident,, or no president at all.
ahmad menulis:
ayoo rame-rame ikuti intruksi gusdur,sudah terbukti pengaabdian gusdur terhadap warga NU selama beliau menjabat ketua PBNU juga untuk bangsa gan negara nahkan dunia,jika masih ada yang ragu dengan perjjuanganya mungkin masih belum mampu memahami maksud dari gusdur,gatara....gusdur....santri panjenengan melu bae!
Gus Khanif menulis:
Kulo dereake Gus Dur mawon...
GATARA Demak Siap...

Kader Muda NU siap dereake .......
amiruddin menulis:
semoga sukses dan teruslah berjuang u/kesejahteraan masyarakat ....
maaf imin... sy tidak akan ikut anda

Abd Hadi menulis:
Terserah Gus, dari dulu akupun GOLPUT. percuma milih partai dan caleg ABLEH.
fadhil menulis:
pendukung Gus Dur Tuban sampun siap, kulo lan rencang2 sampun nunggu.
tapi saya minta mbak yenni gak usah ikut.

hidup Gus Dur.
supandi menulis:
apa yang diperbuat gusdur selalu membawa kebaikan dan ucapannyasering menjadi kenyataan maju terus Gus..berama gatara

syafiuddin menulis:
Mr Wahid adalah panutanku,sederhana,cerdas dan idialis.kpn Gatara sidoarjo didirikan? tak tunggu Gus!! Hpku 085646398116
alatif menulis:
Partai2 yang menzolimi dan ingin mendirikan negara Syariat islam yang diskriminasi, pasti tidak mendapat rahmat dari ALLAH.

Partai2 yang berlaku adil dan tidak diskriminasi atas agama, gender, suku, dan warna kulit, insya ALLAH akan mendapat kemenangan dari ALLAH.

Gatara adalah memperjuangkan anti diskriminasi dan keadilan untuk semua.

Hidup gatara dan gus Dur

Nama
Email
Website
Judul komentar
Komentar

Kode
Masukkan kode huruf di atas pada isian di bawah ini
 

kembali ke atas
 

 

» FASAL TENTANG SHALAT TARAWIH (4-Habis)
Penjelasan Sahabat Umar Tentang Bid'ah yang Baik (31/08/2010)
» FASAL TENTANG SHALAT TARAWIH (3)
Lebih Utama Mana Shalat Tarawih Berjamaah Atau Sendiri? (24/08/2010)
Arsip
» Mengenal Asuransi Syariah (15/06/2010)
» Hukum Sadap Telepon (31/05/2010)
Arsip
» Komitmen Keaswajaan dan Kebangsaan (28/08/2010)
» Hilangnya para Penggede (29/07/2010)
Arsip
» REKOMENDASI
Lokakarya Nasional Pengembangan Rumah Sakit NU dalam Era Globalisasi (13/03/2010)
» Rekomendasi Konferensi Persaudaraan Muslim Dunia (25/12/2009)
Arsip
» Arah Kiblat dari Indonesia (18/07/2010)
» Gerakan Peduli Roshdul Kiblat (27/05/2010)
Arsip
» Kepemimpinan Kiai Anwar Musaddad (23/07/2010)
» Kiai Machfudz Siddiq Sang Pemula (22/06/2010)
Arsip
» MEMBANGUN KEDAULATAN PANGAN
Rekonstruksi Kiblat Kebijakan Ekonomi Politik Nasional (31/08/2010)
» Pesantren dan Wajah Islam Indonesia (24/08/2010)
Arsip


 

© 2005 PBNU. All Rights Reserved. Powered by TRANSFORMATIKA
Best viewed with IE 5 or above in 800x600 monitor resolution.

Ke Halaman Utama Tokoh Buku